Malah main game

Tags

Sebuah pengalaman kurang menyenangkan saat mendapatkan pelayanan kesehatan dibagikan seorang warga melalui media sosial. Ia menceritakan kronologi ketika membawa neneknya yang mengalami sesak napas cukup parah ke sebuah klinik untuk mendapatkan pertolongan medis. Dalam unggahannya, warga tersebut menjelaskan bahwa kejadian bermula saat neneknya mendadak mengalami kesulitan bernapas sehingga keluarga segera membawanya ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan cepat. Setibanya di lokasi, pihak keluarga diminta melakukan proses pendaftaran terlebih dahulu sesuai prosedur. Namun, ia mengaku merasa khawatir karena petugas laki-laki yang melayani pendaftaran disebut tetap bermain gim di ponsel sambil bekerja, meski melihat kondisi pasien yang membutuhkan pertolongan segera. Situasi semakin membuat panik ketika di ruang pasien yang kosong terlihat seorang petugas perempuan sedang beristirahat. Saat diminta membantu, petugas tersebut disebut meminta izin ke toilet terlebih dahulu, sementara peralatan medis yang dibutuhkan pasien belum juga disiapkan. Menurut pengakuannya, petugas laki-laki tersebut juga tidak segera mencari alat medis yang diperlukan dan tetap fokus pada permainan di ponselnya. Kondisi neneknya yang semakin memburuk sempat membuat keluarga hampir memutuskan meninggalkan klinik untuk mencari penanganan di tempat lain. Ketika akhirnya pasien diperiksa, pihak klinik menyampaikan bahwa alat uap yang dibutuhkan sedang tidak tersedia. Keluarga pun memutuskan pulang. Namun, saat hendak meninggalkan lokasi, mereka dipanggil kembali karena petugas menemukan satu alat uap yang sebelumnya tertindih barang. Pasien kemudian menjalani terapi uap meski berlangsung singkat. Setelah mendapatkan penanganan tersebut, kondisi pasien dilaporkan berangsur membaik dan pernapasannya kembali stabil.