Mobil Innova Terjun ke Jurang Lae Kombih Pakpak Bharat, Pasutri Asal Subulussalam Belum Ditemukan

Tags

Mobil Innova TerjVn ke JVrang Lae Kombih Pakpak Bharat, Pasutri Asal Subulussalam Belum Ditemvkan Pakpak Bharat, Sebuah mobil jenis Toyota Kijang Innova dengan nomor polisi BK 1213 SP dilaporkan terjVn ke jVrang di kawasan Sungai Lae Kombih, tepatnya di Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Senin malam (30/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Mobil tersebut diketahui dikendarai oleh pasangan suami istri (pasutri) asal Kota Subulussalam, Aceh, yakni Rudi Simanjuntak dan Risma Tumangger yang berdomisili di Kampong Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan. Kronologi Kejadian Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasutri tersebut sedang dalam perjalanan dari arah Medan menuju Kota Subulussalam. Saat melintas di jalan nasional Sumut–Aceh, tepatnya di kawasan Lae Kombih, kendaraan didVga hilang kendali hingga akhirnya terjVn ke jVrang dan masuk ke aliran sungai. Sebelum kejadian, korban sempat menghubungi anaknya sekitar pukul 22.30 WIB untuk membuka pintu garasi karena mereka akan segera tiba di rumah. Namun, hingga satu jam kemudian, k0rban tidak kunjung sampai. Khawatir, sang anak mencoba menyusul, namun tidak menemukan keberadaan orang tuanya. Meski ponsel korban masih aktif, panggilan tidak direspons. Keesokan paginya, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa dan pihak kepolisian. Temuan di Lokasi Warga yang melakukan pencarian awal menemukan sejumlah barang milik k0rban di sekitar lokasi kejadian, seperti: Plat nomor kendaraan Handphone, Kaca spion. Tas dan barang bawaan lainnya. Selain itu, terlihat jejak kendaraan yang mengarah langsung ke jurang di tepi Sungai Lae Kombih. Proses Pencarian Masih Berlangsung Hingga Selasa (31/3/2026), proses pencarian terhadap k0rban masih terus dilakukan. Tim gabungan yang terlibat antara lain BPBD, Basarnas Sumatera Utara, Tagana, TNI/Polri, aparat Kecamatan STTU Jehe, perangkat Desa Tanjung Mulia, serta masyarakat setempat. Penyisiran difokuskan di sepanjang aliran Sungai Lae Kombih dan area sekitar lokasi jatVhnya kendaraan. Belum Ada Keterangan Resmi Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, keberadaan kedua korban beserta kendaraan masih belum ditemukan. Pihak keluarga dan masyarakat berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi apapun. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pakpak Bharat, Augusman Padang memberi penjelasan. “Terjadi kecelakaan tunggal. Korban masih dalam pencarian,” kata Augusman. Diungkapkan, malam itu Risma minta pintu dibuka lantaran posisi sudah dekat. Yogi menghubungi balik ibunya melalui ponsel. Tetapi tak menjawab. Dinanti sampai pagi, orang tua tak nyampe di rumah. Dijelaskan, sungai dimaksud diketahui beraliran deras. TKP berada di ruas jalan nasional lintasan Medan-Aceh.